Nutrition Info (Kanker Prostat)

Hei Guyssss….

Saya mau bagi-bagi Info nih..tentang Kanker Prostat…wahhh…kenapa mesti kanker prostat?panjang ceritanya…yang jelas,jangan dilihat dari judulnya..tapi dari manfaatnya..so check it out…

KANKER PROSTAT

Prostat adalah kelenjar seks pada pria, ukurannya kecil dan terletak dibawah kandung kemih, mengelilingi saluran kencing (uretra). Prostat memegang peranan penting dalam produksi cairan ejakulasi. (Anonim 2007). Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat dan lincah. Prostat biasanya melakukan pekerjaannya begitu baik sehingga kebanyakan orang bahkan tidak menyadari keberadaannya sampai ketika usia mereka 40-an atau 50-an, walaupun ada pula yang telah mendapatkan masalah sewaktu masih berusia 30-an.

Kanker prostat adalah tumor ganas yang tumbuh pada kelenjar prostat dalam sistem reproduksi pria. Sel ganas ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lain, terutama tulang dan limpa. Penyakit ini, antara lain, dapat menimbulkan rasa sakit dan kesulitan saat buang air kecil dan disfungsi erektil.

Kanker prostat terjadi ketika sel-sel prostat tumbuh lebih cepat daripada kondisi normal sehingga membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan. Kanker ini paling umum pada pria, terutama mereka yang berusia di atas 65 tahun. Secara umum kanker prostat dibagi menjadi dua golongan besar yaitu kanker yang masih terbatas dalam organ prostat (kanker dini) dan yang sudah menyebar keluar prostat baik ke organ sekitar maupun metastasis (penyebaran) jauh (kanker lanjut) (Widjojo 2007).

ETIOLOGI

Penyebab kanker prostat tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon testosteron. Berikut adalah beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadi kanker prostat (Widjojo 2007):

  • Usia.

Kebanyakan kasus terjadi pada pria usia lanjut. Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun. Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun.

  • Riwayat keluarga dan faktor keturunan.

Apabila memiliki ayah atau saudara sekandung terkena kanker prostat pada usia relatif muda (di bawah 60), maka risiko terkena kanker prostat lebih tinggi. Juga bila ada riwayat kanker lain dalam keluarga.

  • Suku bangsa.

Pria Asia memiliki risiko lebih rendah dibandingkan pria kulit hitam atau kulit putih.

  • Pembesaran prostat jinak
  • Infeksi virus
  • Obesitas
  • Perokok, Konsumsi alcohol, dan Kurang berolahraga

PATOFISIOLOGI

Kanker Prostat terjadi di kelenjar prostat yang terletak di bawah kandung kemih. Sel-sel pada kelenjar ini  membesar dan tumbuh dengan cepat daripada kondisi normal dan tidak terkendali sehingga menekan dan merusak jaringan disekitarnya yang diakibatkan adanya faktor-faktor penyebab kanker. Kemudian sel-sel ini membentuk benjolan atau tumor yang memiliki keganasan.

Ketika kanker membesar dan menekan pada urethra, aliran urin berkurang dan kencing (membuang air kecil) menjadi lebih sulit. Pasien-pasien dapat juga mengalami rasa terbakar waktu berkemih atau darah didalam urin. Ketika tumor berlanjut tumbuh, ia dapat memblokir secara penuh aliran dari urin, berakibat pada suatu kandung kemih yang membesar dan terhalangi yang sakit. Pada stadium-stadium kemudian, kanker prostat dapat menyebar secara lokal ke jaringan sekelilingnya atau simpul-simpul getah bening yang berdekatan, yang disebut simpul-simpul pelvik (pelvic nodes).

Kanker kemudian dapat menyebar bahkan lebih jauh (metastasis) ke area-area lain tubuh. Kanker prostat biasanya menyebar pertama ke tulang belakang bagian bawah (lower spine) atau tulang-tulang panggul/pelvic bones (tulang-tulang yang menhubungkan lower spine ke pinggul-pinggul), dengan demikian menyebabkan nyeri belakang (back pain) atau nyeri panggul (pelvic pain). Kanker dapat kemudian menyebar ke hati dan paru-paru. Metastases (area-area dimana kanker telah menyebar) pada hati dapat menyebabkan nyeri di perut (abdomen) dan jaundice (warna kulit yang kuning) pada kejadian-kejadian yang jarang. Metastases pada paru-paru dapat menyebabkan nyeri dada dan batuk.. Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia. Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.

GEJALA

Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan gagal ginjal) Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami fraktur (patah tulang). Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami anemia. Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya (Anonim 2007).

Gejala-gejala yang biasa timbul adalah sebagai berikut:

1. Sulit berkemih.  Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Gejala ini akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

2. Nyeri saat berkemih. Problem ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun,nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

3.  Sulit ereksi atau menahan ereksi. Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi.

4.  Darah pada sperma. Gejala ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai.

5.  Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya. Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

6. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas. Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggungbawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

7.  Sering berkemih di malam hari Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

8.  Urin yang menetes atau tidak cukup kuat Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

9.  Usia di atas 50 dan mempunyai faktor resiko Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

10.  Penurunan berat badan

PENGOBATAN

Ada beberapa tahap yang dapat dilakukan untuk mengobati kanker prostat:

  • Pada stadium awal bisa digunakan prostatektomi (pengangkatan prostat) dan terapi penyinaran
  • Jika kanker telah menyebar, bisa dilakukan manipulasi hormonal (mengurangi kadar testosteron melalui obat-obatan maupun pengangkatan testis) atau kemoterapi.

Pemantauan
Apapun jenis pengobatan yang dijalaninya, penderita akan dipantau secara ketat mengenai perkembangan penyakitnya. Pemantauannya meliputi:

1. Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar PSA (biasanya setiap 3 bulan – 1 tahun).

2. Skening dan/atau CT scan tulang untuk mengetahui penyebaran kanker.

3. Pemeriksaan darah lengkap untuk memantau tanda-tanda dan gejala anemia.

4. Pemantauan tanda dan gejala lainnya yang menunjukkan perkembangan penyakit (misalnya kelelahan, penurunan berat badan, nyeri yang semakin hebat, penurunan fungsi usus dan kandung kemih serta kelemahan).

DIET

Perlu diketahui bahwa saat ini telah dilakukan studi-studi yang mengenai makanan-makanan yang mengandung antioksidan untuk mencegah terjadinya penyakit kanker. Kandungan antioksidan pada makanan ini diduga dapat menangkal efek buruk dari radikal bebas. Radikal bebas merupakan salah satu faktor pemicu timbulnya kanker.

Seperti penyakit kanker lainnya, senyawa radikal bebas juga dapat menjadi faktor pemicu timbulnya kanker prostat, terutama yang berasal dari pencemaran lingkungan tanah, air, udara, radiasi matahari, asap kendaraan, yang terus meningkat kualitasnya dan semakin sulit dihindari. Akibatnya, selain terjadi penuaan dini, ada sekitar 50 macam penyakit degeneratif, termasuk kanker prostat, diduga dimulai dan diperparah oleh radikal bebas tersebut (Cahanar & Suhanda 2006).

Selain itu, Cahanar dan Suhanda (2006) juga menambahkan bahwa faktor hormonal dan usia juga mempengaruhi. Produksi hormon androgen tergantung pada usia. Hormon ini mengendalikan libido, sistem reproduksi pria dan irama kerja kelenjar prostat dalam produksi sekret (cairan) yang berperan dalam proses likuifikasi semen/sperma. Dilaporkan bahwa libido yang tidak terkendali dan perilaku seks bebas, beresiko tinggi terserang keganasan kanker prostat, hendaknya faktor

penyebab lainnya juga diwaspadai agar faktor resiko genetis semakin kecil.

Makanan yang dimakan dapat mempercepat atau menghambat pertumbuhan kanker ini. Berikut ini adalah makanan yang diduga dapat menghambat terjadinya kanker prostat, yaitu

1. Bawang Putih

Makanan yang potensial dapat menghambat inisiasi dan perkembangan kanker prostat antara lain bawang putih. Selain dikenal sebagai bumbu, ekstrak bawang putih ternyata juga berkhasiat sebagai obat antikanker prostat.

Hasil penelitian Pino et.al (1997) dalam Cahanar dan Suhanda (2006) menunjukkan bahwa senyawa sulfur turunan allicin dalam bawang putih ternyata dapat mengganggu enzim ornithine dekarboksilase yang berperan dalam sintesa polyamine, laju pertumbuhan sel tumor dan keganasan kanker. Caranya: pertama, memacu pembentukan glutathione tereduksi yang menghambat kerja ornithine. Kedua, mengikat enzim tersebut (pada bagian thiol nucleophilic) sehingga

fungsinya hilang. Dengan demikian pembentukan sel kanker prostat dapat dihambat.

2. Tomat

Makanan antikanker lainnya adalah tomat. Warna khas merah tomat berasal dari senyawa karotenoid likopen yang ternyata berperan dalam menyehatkan organ prostat dan jantung. Karena likopen memiliki aktivitas antioksidan. Berperan dalam pertumbuhan dan komunikasi interseluler sel-sel jaringan tubuh.

Dilaporkan bahwa kemampuan likopen sebagai antioksidan dalam mengikat singlet oksigen, meredam keganasan radikal bebas, dan menekan perkembangan sel kanker, termasuk sel kanker prostat, melebihi betakaroten. Likopen juga berperan menyehatkan jantung.

Dr. William Dahut dari Institut Kanker Nasional AS dalam Astawan dan Kasih (2008) menyatakan bahwa konsumsi tiga buah tomat dalam seminggu dapat mencegah kanker prostat. Hasil penelitian epidemiologi Giovannucci pda tahun 1999 melaporkan bahwa

konsumsi likopen dalam jumlah besar dapat mengurangi kanker prostat hingga 21 persen, sedangkan konsumsi tomat dan produk olahan tomat yang mengandung 82 persen likopen dapat mengurangi kanker prostat hingga 35 persen.

3. Kacang kedelai

Kacang kedelai menurunkan pertumbuhan sel-sel kanker prostat pada tikus percobaan, akan tetapirogno epidemiologi menunjukkan tidak terbukti efek yang bermakna pada manusia. Vitamin E memiliki efek protektif karena merupakan antioksidan. Penurunan kadar vitamin A mungkin suatu rogno resiko karena dapat memicu differensiasi sel dan sistim imun. Defisiensi vitamin D diduga juga suatu rogno resiko dan studi menunjukkan hubungan terbalik antara paparan ultraviolet dengan angka kematian kanker prostat. Selenium mungkin memiliki efek protektif berdasarkan studi epidemiologi dan dipercaya melalui efeknya sebagai antioksidan (Hendrianto 2010).

TIPS

Berikut tips kesehatan secara umum

1. Jaga agar berat badan Anda berada pada berat ideal untuk tinggi Anda. Jika Anda menderita obesitas maka temui ahli gizi untuk mengatur diet yang seimbang. Kombinasikan juga dengan kegiatan olahraga.

2. Minum banyak air. Air sangatlah esensial untuk kesehatan karena membantu mengurangi racun – racun dari dalam tubuh. Konsumsi air yang ideal setiap hari adalah 6 – 8 gelas sehari. Kopi dan teh tidak termasuk dalam konsumsi air..

3. Kurangi minum alkohol.

4. Makan makanan yang banyak mengandung likopen, contohnya tomat dan buah bit.

5. Makan makanan yang mengandung asam lemak omega-3 seperti kacang kedelai dan produknya seperti tofu, atau susu kacang kedelai, salmon, tuna dan sarden.

6. Makan makanan yang mengandung beta karoten seperti wortel

7. Kurangi konsumsi daging – dagingan dan lemak

8. Pastikan Anda mendapat cukup asupan selenium dan vitamin E

9. Terakhir, kurangi stres dan depresi. Carilah kesibukan atau olahraga demi membantu menenangkan pikiran (Kompas 2009).

SO…… Buat Temen2..Khususnya Para Pejantan Tangguh..jangan Lupa ikuti tips diatas supaya tidak terkena kanker prostat…